Rabu, 03 Juni 2015

Kutipan Novel 4

Dan Brown: Digital Fortress (Benteng Digital)


* RZXZ RDMZMF JHSZ ADQSDLT = SAYA SENANG KITA BERTEMU

* Moto: segalanya mungkin. Hal-hal yang kelihatannya tidak mungkin hanya membutuhkan waktu yang lebih panjang.

* Banyak tangan membuat pekerjaan menjadi mudah.

* Kau tidak bisa menggapai bintang jika kakimu sakit.

* Ada lebih banyak hal di langit dan di bumi daripada yang dapat diimpikan dalam filosofimu. - Shakespeare

* “Quis custodiet ipsos custodes?”
---
“Itu bahasa Latin,” kata Hale. “Dari Satir Juvenal. Artinya 'Siapa yang akan mengawasi sang pengawas?'“

* “Keine Ursache.” (No Problem; No at all)

* “Selalu ada yang pertama kali untuk segala hal.”

* Kengerian bisa melumpuhkan

* Suara seorang profesor strategi militer sewaktu Hale masih berada di marinir memberinya jawaban:
Gunakanlah kekerasan, suara tersebut mengingatkan, dan kau akan merasakan perlawanan. Tetapi jika kau bisa meyakinkan seseorang untuk berpikir seperti yang kau kehendaki, kau akan mendapatkan seorang sekutu.

* Bayangan wanita lain bukanlah tempat bagi Bev untuk menghabiskan hidupnya.

* “Tenang, Jabba,” perintah sang direktur. “Cepat beri tahu kami, seberapa ganasnya virus ini?”
Jabba menatap sang direktur agak lama, dan tanpa peringatan, tawanya meledak.
“Virus?” Suara tawanya yang serak bergema ke seluruh ruang bawah tanah itu, “Apakah itu yang Anda anggap sedang terjadi?”
Fontaine tetap tenang. Kekurangajaran Jabba sudah melewati batas, tetapi dia sadar bukan saat dan tempatnya sekarang untuk menangani masalah itu. Di tempat ini, Jabba lebih berkuasa daripada Tuhan. Masalah-masalah komputer tidak bisa ditangani dengan serangkaian perintah normal.

* “Lalu apa yang sedang terjadi?” tanya Fontaine, “Kupikir kita terserang virus.”
Jabba menarik napas panjang dan merendahkan suaranya, “Virus katanya sambil mengelap keringat dari wajahnya, “Virus bisa bereproduksi. Mereka menciptakan klon. Virus itu congkak dan bodoh, rangkaian biner yang egois. Virus menghasilkan anak lebih cepat daripada kelinci. Itu kelemahan virus kau bisa mengawin silangkan sebuah virus sampai musnah kalau tahu caranya. Sialnya, program ini tidak egois dan tidak merasa perlu untuk bereproduksi. Program ini mampu berpikir jernih dan terfokus. Sebenarnya, kalau program itu sudah menyelesaikan tugasnya di sini, dia akan membunuh dirinya sendiri secara digital,” Jabba menunjuk ke arah kekacauan yang tampil pada layar besar di belakangnya. “Para hadirin,” Jabba mendesah. “Perkenalkan penyusup komputer yang bisa melakukan kamikaze, si cacing...”

* “Cacing,” kata Jabba dengan marah, “Tidak ada struktur yang rumit. Hanya naluri makan, buang air, merangkak. Seperti itu. Sangat sederhana. Sederhana dan mematikan. Ia melakukan apa yang sudah diprogram untuk dilakukannya dan kemudian keluar.”

* “Direktur,” kata Jabba, “Sekarang, Ensei Tankado menguasai bank data ini! Berikan apa pun yang dia inginkan. Jika dia ingin dunia tahu tentang TRANSLTR, hubungi CNN, dan bukalah segalanya. Lagi pula, sekarang TRANSLTR hanyalah sebuah lubang di tanah apa peduli Anda sekarang?”

---

* Ia (Hercule Poirot, red) berhenti sebentar dan melihat ke catatannya.
Japp berbisik kepada Norman, “Ia merasa pandai, bukan? ‘Sombong’ adalah aliasnya.” (Agatha Christie, Death in the Clouds (Maut di Udara))

* “Saya memutuskan untuk mengenalnya dengan lebih baik. Sepanjang pengalaman saya, tak seorang pun dapat menyembunyikan dirinya dalam sebuah percakapan; cepat atau lambat akhirnya pasti ia akan menyatakan dirinya yang sebenarnya... Setiap orang mempunyai dorongan yang tak tertahan untuk berbicara mengenai dirinya sendiri.” (Hercule Poirot, red) (Agatha Christie, Death in the Clouds (Maut di Udara))

* “Bencilah saya sedikit kalau itu yang Anda mau. Tetapi saya kira Anda adalah tipe orang yang lebih suka melihat kenyataan daripada hidup dalam sebuah surga tipuan; lagi pula kalau Anda memilih yang terakhir Anda mungkin tak akan hidup lama di dalamnya. Menyingkirkan wanita adalah kejahatan yang tumbuh terus.”  (Hercule Poirot, red) (Agatha Christie, Death in the Clouds (Maut di Udara))

Sidney Sheldon: The Doomsday Conspiracy 1 (Konspirasi Hari Kiamat 1)

* Semoga Anda hidup di zaman yang mengasyikkan – kutukan Cina Kuno

* Dengan kepergian Susan, ia merasa seolah-olah hidup dalam suatu ceruk waktu yang salah. Ia mengkhayalkan bahwa di suatu dimensi waktu dan ruang yang berbeda, ia dan Susan masih dalam suatu ikatan perkawinan yang bahagia, tertawa, merasa bebas, dan saling mencintai. Atau barangkali juga tidak, pikir Robert dengan lesu. Barangkali aku cuma tidak tahu kapan semuanya itu harus kurelakan.

* Pohon maple dan pohon fern masih suci,
          Akan tetapi, kalau nanti mereka terbangun,
          Mereka pun akan memaki dan mengutuk.
          -Ralph Waldo Emerson
          Nature, 1836

* Ada 400 miliar bintang di galaksi kita. Kita ini terbuat dari debu bintang, suatu bahan yang sangat tidak istimewa. Dalam alam semesta yang penuh dengan debu bintang, rasanya sulit dipercaya bahwa kita adalah satu-satunya makhluk yang ada. (Sidney Sheldon, The Doomsday Conspiracy 2 (Konspirasi Hari Kiamat 2))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar